SINERGI STRATEGIS: STAH DHARMA SENTANA GANDENG APINDO SULTENG DAN YAYASAN KARUNA DIPA PERSEMPIT JURANG DUNIA KERJA
Salah satu poin krusial dalam MoU dengan Yayasan Karuna Dipa adalah pemberian apresiasi khusus bagi masyarakat luas melalui rekomendasi institusi. Jika Ketua STAH Dharma Sentana memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di jenjang TK, SD, SMP, maupun SMA Karuni Dipa, maka mereka berhak mendapatkan potongan harga (diskon) sebesar 40 persen untuk uang pangkal. Langkah ini merupakan bentuk subsidi silang nyata dalam mendukung pemerataan pendidikan di Kota Palu
DARSANA NEWS, PALU (06 April 2026) – Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah resmi melakukan lompatan besar dalam dunia pendidikan dengan menjalin kerja sama strategis bersama Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Tengah dan Yayasan Karuna Dipa. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan langkah nyata untuk menyelaraskan kurikulum akademik dengan dinamika dunia usaha yang bergerak cepat. MOU di tanda tangani oleh Ketua STAH DS dan APINDO, Kaprodi Ekonomi dan APINDO, Kaprodi PGSD dan APINDO, Kaprodi PBK dan APINDO, Kaprodi PGSD diwakili oleh Ketua Jurusan dan APINDO. Hal ini menjadi penguat antara STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah dan APINDO Sulawesi Tengah serta Yayasan Karunia DIPA
Dalam diskusi hangat yang mengiringi prosesi tersebut, terungkap sebuah realitas penting: dunia usaha saat ini sangat membutuhkan generasi muda yang siap pakai. Jika selama ini mahasiswa lebih banyak mendalami teori melalui literatur, para pengusaha justru bergerak berdasarkan pengalaman lapangan dan intuisi bisnis yang tajam. Kesenjangan inilah yang ingin dijembatani, mengingat proses penyusunan buku akademik memerlukan waktu panjang, sementara pengusaha dituntut sigap merespons perubahan pasar setiap harinya.
Ketua DPP APINDO Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, saat menandatangani MoU tersebut menekankan bahwa pengusaha selalu bekerja dengan perhitungan matang dan proyeksi terukur. Kehadiran APINDO dalam kerja sama ini diharapkan mampu memberikan warna baru bagi mahasiswa STAH Dharma Sentana agar tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga memiliki mentalitas praktis. Dengan bimbingan langsung dari praktisi, mahasiswa diharapkan mampu memahami ritme industri sehingga tidak canggung saat memasuki dunia kerja.
Menariknya, diskusi juga menyentuh isu krusial seperti ketahanan logistik dan energi. Dalam penyampaiannya, tokoh Migas yang hadir menyoroti kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan BBM untuk kebutuhan logistik masyarakat. Ia memberikan pandangan kritis mengenai fenomena kelangkaan BBM, di mana Indonesia memiliki bahan baku yang melimpah namun masih terkendala keterbatasan mesin pengolahan. Wawasan makro ini menjadi bekal berharga bagi akademisi untuk melihat kaitan erat antara kebijakan publik, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.
Selain fokus pada pengembangan SDM tingkat tinggi, kolaborasi ini juga membawa dampak positif bagi pendidikan dasar dan menengah. Melalui kemitraan dengan Yayasan Karuna Dipa, terjalin kesepakatan yang bertujuan meringankan beban masyarakat. Kerja sama ini menegaskan komitmen para pihak untuk menciptakan akses pendidikan berkualitas yang lebih inklusif di wilayah Sulawesi Tengah.
Salah satu poin krusial dalam MoU dengan Yayasan Karuna Dipa adalah pemberian apresiasi khusus bagi masyarakat luas melalui rekomendasi institusi. Jika Ketua STAH Dharma Sentana memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di jenjang TK, SD, SMP, maupun SMA Karuni Dipa, maka mereka berhak mendapatkan potongan harga (diskon) sebesar 40 persen untuk uang pangkal. Langkah ini merupakan bentuk subsidi silang nyata dalam mendukung pemerataan pendidikan di Kota Palu.
Penandatanganan kerja sama tripartit ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif di Sulawesi Tengah. Dengan memadukan kekuatan akademik STAH Dharma Sentana, jaringan bisnis APINDO, serta fondasi pendidikan dari Yayasan Karuna Dipa, semua pihak optimistis kolaborasi ini akan melahirkan generasi emas yang tangguh secara intelektual dan cakap secara praktikal
Tulis Komentar