Sambut Gubernur dan Wagub, Mahasiswa STAH Dharma Sentana Suguhkan Tari Mokambu, Gubernur: Terima Kasih STAH
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana kembali menunjukkan kreativitas dan dedikasi dalam melestarikan budaya daerah melalui penampilan Tari Mokambu di hadapan Gubernur dan Wakil G...
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana kembali menunjukkan kreativitas dan dedikasi dalam melestarikan budaya daerah melalui penampilan Tari Mokambu di hadapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Penampilan tersebut berlangsung dalam Silaturahmi Akbar dan Pengukuhan Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA) Provinsi Sulawesi Tengah pada Hari Selasa, 14 April.
Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, dalam sambutannya mengajak seluruh pemangku adat untuk bersinergi pemerintah untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal dalam setiap aspek pembangunan ataupun sistem pemerintahan.
Pada kesempatan yang sama, pengurus Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA) Sulawesi Tengah resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Susunan pengurus yang dilantik antara lain Ketua Husen Habibu, Sekretaris Suaib Djafar, Bendahara Sitti Norma Mardjanu, serta Gubernur Sulawesi Tengah sebagai Pelindung/Pembina.
Di sela waktu jamuan makan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada STAH Dharma Sentana atas kontribusinya dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya lokal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada STAH Dharma Sentana yang telah menampilkan Tari Mokambu dengan sangat baik,” ujarnya.
Selanjutnya, pada Rabu, 15 April, dalam kegiatan Rapat Kerja Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Sulawesi Tengah, mahasiswa STAH Dharma Sentana kembali dipercaya untuk menampilkan Tari Mokambu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., serta para tokoh adat dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Rapat kerja ini kemudian dilanjutkan dengan kegiatan rembuk bersama sebagai bagian dari proses pemilihan pengurus baru Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Sulawesi Tengah.
Tulis Komentar