Pawintenan dan Pengangkatan Pemangku Baru di Pura Agung Wanakertha Jagatnatha Palu

Wayan Pandi 01 May 2026

Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kesawa Lingga dari Griya Cemaga Sari muput acara Pewintenan Pemangku di Pura Agung Wana kertha Jagatnatha Sulawesi Tengah. Sumber Foto Nyoman Suana

Palu – Umat Hindu di Kota Palu melaksanakan upacara pawintenan sekaligus pengangkatan pemangku baru yang akan bertugas memberikan pelayanan keagamaan di Pura Agung Wanakertha Jagatnatha. Kegiatan sakral ini berlangsung pada hari Purnama, Jumat (1/5/2026), mulai pukul 15.30 WITA hingga selesai.

Upacara dipuput oleh Pandita Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kesawa Lingga dari Griya Cemaga Sari, serta turut dihadiri Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua PSN Sulawesi Tengah, Ketua Krama Adat Kertha Winangun Kota Palu, pimpinan organisasi Hindu, dan umat Hindu Kota Palu.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Surat Keputusan (SK) pengangkatan pemangku dengan Nomor: 267/PHDI-PALU/V/2026 dibacakan oleh Sekretaris PHDI Kota Palu, Dr. Ketut Suparta, S.T., M.Si., sebagai tanda pengesahan resmi para pemangku dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan. SK tersebut ditandatangani oleh Ketua PHDI Kota Palu, I Made Lungayasa, S. Pd., M.P.Kim.

Sebanyak empat pemangku baru (dua pasang suami-istri) dilantik, yaitu I Ketut Sukayasa bersama Ni Ketut Wage Anggreni, serta I Gede Armawan bersama Ni Wayan Arlina.

Para pemangku yang telah melalui prosesi pawintenan ini secara resmi mulai menjalankan tugasnya terhitung sejak 1 Mei 2026.

Selain itu, upacara juga dirangkaikan dengan nyepuh pewintenan 11 orang pemangku dan Pewintenan Dasa Guna yang diikuti oleh 41 orang. Mereka menjalani proses penyucian diri guna meningkatkan kualitas spiritual serta kesiapan dalam menjalankan kehidupan keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan buku agamaan kepemangkuan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sulawesi Tengah yang diserahkan langsung oleh Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Tengah, Bapak Wayan Sudiana, S.Ag., M.Si., kepada para pemangku sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan.

Melalui pelaksanaan pawintenan ini, diharapkan para pemangku yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesucian pura, serta memberikan pelayanan terbaik kepada umat Hindu di Kota Palu. Sementara itu, peserta Pewintenan Dasa Guna diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sradha dan bhakti umat, serta menjaga keberlangsungan tradisi dan pelayanan keagamaan Hindu di wilayah Kota Palu. Ke depan, peningkatan jumlah umat diharapkan dapat diiringi dengan penambahan jumlah pinandita (pemangku), sehingga pelayanan keagamaan dapat berjalan lebih optimal dan merata.

👁 302 👍 0 ❤️ 0 😂 0 😮 0 💬 0 komentar

Bagikan Artikel

Facebook Twitter WhatsApp

Berita Terkait

Iklan