MERIAH! Dharma Santhi Nyepi di Parigi Moutong, Tarian hingga Pesan Bupati Jadi Sorotan
Parigi Moutong — Umat Hindu di Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Dharma Santhi Nyepi yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan ini m...
Parigi Moutong — Umat Hindu di Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan Dharma Santhi Nyepi yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan ini mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam – Satu Bumi, Satu Keluarga” dan dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Saraswati Tolai pada Jumat (17/04/2026).
Kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya yang memukau. Di antaranya, penampilan pembaca Sloka, penampilan Tari kaili kreasi dibawakan oleh sanggar parigata parigi moutong nagaya tutu yang menjadi simbol harmonisasi umat beragama di Parigi Moutong, Tari Kebyar Dang yang dibawakan oleh Sanggar Seni Citra Damayanti tampil energik dan penuh ekspresi. Selain itu, iringan musik tradisional disajikan oleh Sanggar Tabuh Duta Cita Kencana Sausu yang bertindak sebagai penabuh.
Tidak kalah menarik, tari penyambutan yang dibawakan oleh ibu-ibu WHDI Kabupaten Parigi Moutong berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Penampilan ini menjadi simbol penghormatan sekaligus sambutan bagi seluruh peserta yang hadir.
Kegiatan Dharma Santhi ini turut dihadiri oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, S.Kom; perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, H. Darsono, S.Ag., M.Pd.; Pembimas Hindu Provinsi Sulawesi Tengah, I Wayan Sudiana, S.Ag., M.Pd. Penyelenggara Hindu Kabupaten Parigi Moutong, I Nyoman Dana, S.E.; Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. I Nyoman Slamet, S.Pd., M.S.i.; Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Adanyana Wirawan; serta Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong yang juga Ketua WHDI Kabupaten Parigi Moutong, Ni Wayan Leli Pariani, S.H. Hadir pula Ketua LPDG Sulawesi Tengah, Ketua FKUB Kabupaten Parigi Moutong, Ketua MUI Kabupaten Parigi Moutong, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat Hindu lainnya.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, S.Kom menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Dharma Santhi sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan antarumat serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
“Melalui kegiatan Dharma Santhi ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mempererat silaturahmi. Perbedaan adalah kekuatan kita untuk membangun daerah yang harmonis, damai, dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Parigi Moutong, I Made Yastina, selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan bahwa Dharma Santhi Nyepi merupakan momentum penting untuk mempererat kebersamaan umat Hindu serta membangun harmoni dengan seluruh elemen masyarakat.
Dalam penyampian hikmah Nyepi oleh I Nyoman Dana, S.E. Sebagai Penyelenggara Bimas Hindu Kabupaten Parigi Moutong, juga menekankan pentingnya introspeksi diri, pengendalian diri, serta penguatan nilai persaudaraan universal sesuai dengan makna tema.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan saling memaafkan setelah Hari Raya Nyepi dapat terus terjaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Tulis Komentar