Dharma Santi di Desa Balinggi Jati Angkat Tema Vasudhaiva Kutumbakam, Perkuat Harmoni dan Kepedulian Sosial

Wayan Pandi 27 Mar 2026

Kegiatan Dharma Santi ini mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”

Parigi Moutong, 26 Maret 2026 — Kegiatan Dharma Santi tingkat pengempon pura yang digelar di Balai Banjar Dusun Antosari, Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi, Kamis (26/3), berlangsung meriah. Kegiatan ini mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”, yang menegaskan pentingnya persatuan umat manusia sebagai satu keluarga besar yang hidup dalam harmoni, saling menghargai, serta bergotong royong demi kemajuan bersama.

Acara tersebut dihadiri oleh Penyelenggara Bimas Hindu Kabupaten Parigi Moutong, I Nyoman Dana, SE, Ketua PHDI Kabupaten I Made Yastina, Ketua WHDI sekaligus anggota DPRD Kabupaten Ni Wayan Leli Pariani, anggota DPRD I Ketut Mardika, Kepala Desa Balinggi Jati, serta sejumlah tokoh umat Hindu setempat. Kehadiran para tokoh ini turut menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tari-tarian pembuka yang memukau, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sloka yang menambah suasana sakral dan penuh kekhidmatan. Antusiasme masyarakat Dusun Antosari tampak dari partisipasi aktif mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

Di sela-sela kegiatan, I Nyoman Dana, S.E. menyerahkan bantuan tali kasih kepada keluarga kurang mampu di Dusun Antosari. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi ajaran dharma dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa konsep Vasudhaiva Kutumbakam mengajarkan tidak adanya sekat di antara umat manusia.

“Konsep Vasudhaiva Kutumbakam mengajarkan kita bahwa tidak ada sekat di antara umat manusia. Semua adalah satu keluarga besar. Melalui Dharma Santi ini, kita memperkuat semangat persaudaraan, saling memaafkan, dan membangun harmoni untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang maju,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai spiritual harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kita tidak hanya berhenti pada aspek spiritual, tetapi juga harus mampu menerjemahkan nilai-nilai dharma dalam tindakan nyata, seperti berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Kegiatan Dharma Santi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Dusun Antosari. Diharapkan, melalui kegiatan ini semangat persatuan, kepedulian sosial, serta harmoni antarumat beragama dapat terus terjaga dan semakin kuat, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong.

👁 3,113 👍 1 ❤️ 0 😂 0 😮 1 💬 0 komentar

Bagikan Artikel

Facebook Twitter WhatsApp

Berita Terkait

Iklan