SEMAR MENDEM KUE TRADISIONAL KORI: SEBUAH HARMONI RASA DAN ESTETIKA DALAM SATU GIGITAN

Komang Triawati 27 Mar 2026

Wajah kuliner di Pasar Tradisional Masomba dan Pasar Tua Kota Palu kini terasa lebih berwarna. Kehadiran Kue Tradisional Kori membawa napas baru melalui kudapan Semar Mendem yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memikat mata

DARSANA NEWS, PALU – Wajah kuliner di Pasar Tradisional Masomba dan Pasar Tua Kota Palu kini terasa lebih berwarna. Kehadiran Kue Tradisional Kori membawa napas baru melalui kudapan Semar Mendem yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memikat mata. Di tengah hiruk-pikuk pasar, kue ini tampil menonjol berkat presentasinya yang estetik, menjadikannya primadona baru bagi warga Kota Palu yang mencari takjil atau camilan berkualitas.

Proses pembuatan Semar Mendem ini bukanlah perkara mudah. Di dapur Kue Tradisional Kori, ketelatenan adalah kunci utama. Bahan dasar berupa beras ketan pilihan dimasak perlahan bersama santan kental hingga mencapai tingkat kepulenan yang sempurna dan rasa gurih yang meresap hingga ke butiran terdalam. Menariknya, ketan ini dicetak menyerupai bentuk Lalampa, memberikan sentuhan lokal yang akrab di hati masyarakat Sulawesi Tengah.

Keistimewaan yang membuat pelanggan ketagihan terletak pada isiannya. Gulungan ketan gurih tersebut menyembunyikan abon ikan suwir yang melimpah. Abon ini diolah dengan racikan bumbu rempah rahasia, menciptakan harmoni rasa pedas dan manis yang seimbang. Alih-alih menggunakan daun pisang, ketan ini dibungkus dengan kulit dadar telur dan tepung yang lembut, memberikan sensasi tekstur yang langsung lumer saat pertama kali digigit.

Aspek visual menjadi nilai tambah yang membuat produk Kue Tradisional Kori berbeda dari yang lain. Setiap potong Semar Mendem dihias dengan presisi menggunakan potongan daun pandan segar yang menebarkan aroma harum alami. Tak hanya itu, terdapat hiasan unik dari rica keriting (cabai merah) yang dibentuk menyerupai wortel kecil. Kontras warna hijau dari pandan atau daun selendri dan merah dari rica membuat kue ini terlihat cantik, unik, dan sangat menggugah selera.

Kehadiran inovasi ini di pasar tradisional seolah menaikkan kelas jajanan pasar. Banyak pembeli yang terkesan dengan kebersihan dan kerapian penyajiannya. Strategi Kue Tradisional Kori dalam memadukan resep turun-temurun dengan estetika modern terbukti efektif. Hal ini membuktikan bahwa makanan tradisional tetap bisa tampil elegan tanpa harus kehilangan rasa autentiknya, sehingga menarik minat pelanggan dari berbagai kalangan.

Menurut penuturan pedagang di gerai tersebut, permintaan Semar Mendem melonjak tajam terutama pada pagi hari. Harganya yang tetap terjangkau membuatnya menjadi pilihan utama untuk sarapan praktis maupun hantaran acara resmi. Keunikan bentuknya yang menyerupai wortel kecil di atas balutan kulit telur dengan warna kuning yang khas menjadi ciri khas yang selalu diingat oleh para pembeli setianya di Pasar Masomba dan Pasar Tua.

Bagi Anda pemburu kuliner di Kota Palu, Semar Mendem karya Kue Tradisional Kori adalah destinasi rasa yang wajib dikunjungi. Perpaduan antara gurihnya ketan santan, lezatnya abon ikan, dan cantiknya dekorasi kulit telur menjadikannya simbol kreativitas UMKM lokal. Inilah cara terbaik menikmati warisan kuliner Nusantara yang telah bertransformasi menjadi sajian yang lebih cantik dan berkelas.

👁 1,938 👍 0 ❤️ 0 😂 0 😮 0 💬 0 komentar

Bagikan Artikel

Facebook Twitter WhatsApp

Berita Terkait

Iklan