STAH Dharma Sentana Gelar Pembukaan Dies Natalis ke-18, Usung Semangat Pendidikan Unggul dan Entrepreneurship
Palu, 11 Mei 2026 — Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah resmi membuka rangkaian kegiatan lomba dalam rangka Dies Natalis ke-18 pada Senin (11/5/2026) sore di Kampus STAH D...
Palu, 11 Mei 2026 — Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah resmi membuka rangkaian kegiatan lomba dalam rangka Dies Natalis ke-18 pada Senin (11/5/2026) sore di Kampus STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. Kegiatan ini mengusung tema “Asta Dasa Jayanti: Udyoga Dharma dalam Mewujudkan Pendidikan Unggul, Kreativitas, dan Spirit Entrepreneurship.”
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Pembimas Hindu Provinsi Sulawesi Tengah I Wayan Sudiana, S.Ag., M.Si., Ketua Yayasan Dharma Kerti Sulawesi Tengah I Nyoman Kormek, S.E., M.M., Ketua STAH Dharma Sentana Dr. Agus Budi Wirawan, S.T., M.Si., serta Ketua Panitia Dies Natalis Ni Putu Mahyoni, S.M., M.M.
Turut hadir mendampingi jajaran pimpinan kampus yakni Wakil Ketua (I) I Ketut Kertayasa, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua (II) Ni Luh Ayu Eka Damayanti, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua (III) I Wayan Mudita, S.E., M.Si., Dr. I Nyoman Slamet, S.Pd., M.Si., beserta dosen dan pengelola di lingkungan STAH Dharma Sentana.
Dalam sambutannya, Pembimas Hindu Provinsi Sulawesi Tengah I Wayan Sudiana, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-18 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kreativitas, kolaborasi, serta jiwa kewirausahaan di kalangan civitas akademika dan generasi muda.
“Melalui tema tahun ini, kami ingin membangun semangat pendidikan unggul yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga kreativitas dan spirit entrepreneurship yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Kerti Sulawesi Tengah I Nyoman Kormek, S.E., M.M., dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Dies Natalis ke-18 STAH Dharma Sentana yang dinilai mampu menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda Hindu di Sulawesi Tengah. Ia menegaskan pentingnya perguruan tinggi dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan daya saing.
“Perguruan tinggi harus mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki semangat inovasi, serta mampu menciptakan peluang melalui jiwa entrepreneurship. Saya berharap STAH Dharma Sentana terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Hindu yang unggul di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.
Rangkaian Dies Natalis tahun ini mencakup 13 lomba dan pertandingan yang melibatkan mahasiswa serta pelajar. Menariknya, terdapat tiga cabang lomba yang dibuka secara umum bagi mahasiswa dan siswa SMA/SMK se-Sulawesi Tengah sebagai bentuk penguatan jejaring pendidikan dan kreativitas generasi muda. Lomba tersebut yaitu lomba desain grafis, lomba foto dan lomba video kreatif.
Selain perlombaan, panitia juga menghadirkan Festival Kuliner hasil kerja sama antara STAH Dharma Sentana, APINDO Sulawesi Tengah, dan PSMTI. Festival ini menjadi wadah promosi kreativitas kuliner sekaligus pengembangan semangat kewirausahaan masyarakat dan mahasiswa.
Kegiatan Dies Natalis ke-18 STAH Dharma Sentana turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya APINDO Sulawesi Tengah, PSMTI, Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan sponsor lainnya.
Pada puncak kegiatan nantinya, panitia juga akan menggelar berbagai agenda menarik seperti zumba dan yoga massal, pentas seni, hingga seminar nasional yang diharapkan mampu menjadi ruang edukasi, hiburan, serta pengembangan potensi generasi muda di Sulawesi Tengah.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Dies Natalis ke-18 STAH Dharma Sentana diharapkan menjadi momentum memperkuat eksistensi kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.
Tulis Komentar